7 Kalimat Basa Basi Yang Bikin Sakit Hati
Bertemu dengan orang lain tentu menjadi suasana yang menyenangkan. Dimana kamu bisa menyapa, ngobrol dan bertukar cerita dengan sahabat atau keluargamu.
Tapi tahukah kamu, terkadang masih ada orang yang strugle mencari pembahasan saat berinteraksi dengan orang lain.
Bingung mencari pembahasaan saat menyapa sehingga mengeluarkan kalimat yang itu itu saja, atau bahkan kalimat yang tidak perlu dan sampai menyakiti orang lain.
Hati-hati guys, kontent ini sudah banyak dimuat di instagram hingga youtube.
Tentu tidak ingin kan menyinggung orang lain dengan lisanmu.
Berikut 7 kalimat basa basi yang harus kamu hindari saat bertemu orang lain ;
1. "Gemuk kali kau, lama tak jumpa dah kayak gajah"
Meski kalimat ini kamu ucapkan sambil tertawa dengan nada bercanda. Tentu tak etis menyapa temanmu dengan candaan bentuk fisik. Tahukah kamu, diluar negeri seperti amerika dan jerman kalimat ini sangat tabu diucapkan.
2. "Kapan nikah?"
Kalimat ini terkadang menjadi kalimat candaan saat bertemu dengan teman lama atu keluarga. Bagi sebagaian orang ini lelucon biasa, namun bisa menjadi pertanyaan momok bagi beberapa orang. Hal pribadi seperti ini harusnya tidak kamu ucapkan, karena bisa saja temanmu baru saja kandas hubungannya atau sedang dalam menata hati, tentu momen bertanyamu menjadi sakit baru baginya.
3. "Anaknya susu formula?'
Saat bertemu ibu muda, temanmu yang baru menikah hindari menanyakan hal ini.
Sebagai ibu muda mungkin dia sedang belajar ASI, kita tentu tidak tahu apa kendalanya sehingga harus memilih susu formula.Ini bisa menyinggung perasaan seorang ibu muda, jaga lisanmu ya. Kamu tak perlu merusak momen berkumpulmu dengan menggurinya berlebihan :)
4. "kok jerawatan, jarang cuci muka ya?"
Sekali lagi, tentang fisik tidak perlu kamu jadikan bahan basa basi saat bertemu temanmu.
Kita tidak tahu seberapa besar hatinya menguatkan diri untuk bisa bertemu dengan khlayak ramai dengan kondisi wajahnya yang kurang baik. Lalu, jika kamu bertemu kemudian semakin menjajalnya dengan pertanyaan itu, tentu dia akan semakin sedih dan insecure dengan dirinya.
5. "Kerja dimana?"
Pertanyaan ini juga paling sering dikeluarkan generasi millennials saat reuni dengan teman-temannya. Terkadang kita merasa hal ini wajar saja ditanyakan. Tapi jika teman yang menerima pertanyaan itu, sudah melewati banyak rintangan dan hampir berkali-kali ditolak perusahaan, tentu pertanyaan itu pasti menyinggungnya.
Ini termasuk pertanyaan yang tidak perlu kita tanya, jika pembahasaan belum sampai kesana.
6. "Jadi, gaji kamu berapa?'
Ini adalah hal yang sangat sensitif dan sifatnya pribadi. Jika kamu bukan keuarga besarnya, kamu tak semestinya menanyakan hal ini pada orang lain. Soal pemasukan itu bukan urusan umum :)
7. "Agamanya apa?"
Kalau ini adalah kalimat pertanyaan basa basi yang tidak etis untuk diucapkan saat bertemu atau berkenalan dengan orang pertama kali. Jelas, ini adalah hal sensitif, Berkenalan dengan orang lain tentu tidak perlu didasari atas agama dan suku apa.
Banyak kalimat lain yang lebih sejuk dan enak didengar lainnya yang baik untuk kita sampaikan kepada orang lain. Bertanya kabarnya, membahas kenangan masa SMA, Kuliah, kesibukan,, hoby, tentang buku yang menarik, kebijakan atau hal lain yang sifatnya komedi mungkin. Tentu yang jauh dari membahas fisik, gaji dan status pribadi orang lain.
Buktikan bahwa interaksi sosial didunia nyata lebih menyenangkan daripada interkasi didunia maya, media sosial.
Bagikan kesemua grup chat, media sosial dan keseluruh teman-temanmu.
Terimakasih sudah membaca
Mari smabut 2019 dengan pribadi yang lebih baik lagi :)
Tapi tahukah kamu, terkadang masih ada orang yang strugle mencari pembahasan saat berinteraksi dengan orang lain.
Bingung mencari pembahasaan saat menyapa sehingga mengeluarkan kalimat yang itu itu saja, atau bahkan kalimat yang tidak perlu dan sampai menyakiti orang lain.
Hati-hati guys, kontent ini sudah banyak dimuat di instagram hingga youtube.
Tentu tidak ingin kan menyinggung orang lain dengan lisanmu.
Berikut 7 kalimat basa basi yang harus kamu hindari saat bertemu orang lain ;
1. "Gemuk kali kau, lama tak jumpa dah kayak gajah"
Meski kalimat ini kamu ucapkan sambil tertawa dengan nada bercanda. Tentu tak etis menyapa temanmu dengan candaan bentuk fisik. Tahukah kamu, diluar negeri seperti amerika dan jerman kalimat ini sangat tabu diucapkan.
2. "Kapan nikah?"
Kalimat ini terkadang menjadi kalimat candaan saat bertemu dengan teman lama atu keluarga. Bagi sebagaian orang ini lelucon biasa, namun bisa menjadi pertanyaan momok bagi beberapa orang. Hal pribadi seperti ini harusnya tidak kamu ucapkan, karena bisa saja temanmu baru saja kandas hubungannya atau sedang dalam menata hati, tentu momen bertanyamu menjadi sakit baru baginya.
3. "Anaknya susu formula?'
Saat bertemu ibu muda, temanmu yang baru menikah hindari menanyakan hal ini.
Sebagai ibu muda mungkin dia sedang belajar ASI, kita tentu tidak tahu apa kendalanya sehingga harus memilih susu formula.Ini bisa menyinggung perasaan seorang ibu muda, jaga lisanmu ya. Kamu tak perlu merusak momen berkumpulmu dengan menggurinya berlebihan :)
4. "kok jerawatan, jarang cuci muka ya?"
Sekali lagi, tentang fisik tidak perlu kamu jadikan bahan basa basi saat bertemu temanmu.
Kita tidak tahu seberapa besar hatinya menguatkan diri untuk bisa bertemu dengan khlayak ramai dengan kondisi wajahnya yang kurang baik. Lalu, jika kamu bertemu kemudian semakin menjajalnya dengan pertanyaan itu, tentu dia akan semakin sedih dan insecure dengan dirinya.
5. "Kerja dimana?"
Pertanyaan ini juga paling sering dikeluarkan generasi millennials saat reuni dengan teman-temannya. Terkadang kita merasa hal ini wajar saja ditanyakan. Tapi jika teman yang menerima pertanyaan itu, sudah melewati banyak rintangan dan hampir berkali-kali ditolak perusahaan, tentu pertanyaan itu pasti menyinggungnya.
Ini termasuk pertanyaan yang tidak perlu kita tanya, jika pembahasaan belum sampai kesana.
6. "Jadi, gaji kamu berapa?'
Ini adalah hal yang sangat sensitif dan sifatnya pribadi. Jika kamu bukan keuarga besarnya, kamu tak semestinya menanyakan hal ini pada orang lain. Soal pemasukan itu bukan urusan umum :)
7. "Agamanya apa?"
Kalau ini adalah kalimat pertanyaan basa basi yang tidak etis untuk diucapkan saat bertemu atau berkenalan dengan orang pertama kali. Jelas, ini adalah hal sensitif, Berkenalan dengan orang lain tentu tidak perlu didasari atas agama dan suku apa.
Banyak kalimat lain yang lebih sejuk dan enak didengar lainnya yang baik untuk kita sampaikan kepada orang lain. Bertanya kabarnya, membahas kenangan masa SMA, Kuliah, kesibukan,, hoby, tentang buku yang menarik, kebijakan atau hal lain yang sifatnya komedi mungkin. Tentu yang jauh dari membahas fisik, gaji dan status pribadi orang lain.
Buktikan bahwa interaksi sosial didunia nyata lebih menyenangkan daripada interkasi didunia maya, media sosial.
Bagikan kesemua grup chat, media sosial dan keseluruh teman-temanmu.
Terimakasih sudah membaca
Mari smabut 2019 dengan pribadi yang lebih baik lagi :)

ReplyDeletecasino sbobet
poker uang asli
mpo99
how to train your dragon 3 watch online free
ReplyDelete