Dua Hari Lalu

Seperti manusia baru aku mencandu tatapmu setiap kali kita bertemu
Beradu senyum setiap kali saling tertangkap mencuri pandang
Aku tak pandai mengungkap sayang
Kubiarkan semua terbang tanpa diperhitungkan

Bukankah lebih baik begini?
Aku tak ingin perpisahan, maka tak kuaminkan penyatuan
Kita akan teruskan waktu untuk tertawa bersama
Bersandar ditembok yang sama sambil bercerita banyak hal
Mengayuh roda dengan tujuan yang sama

Tiba-tiba saja aku termakan rindu
Kau didepanku dengan tatapan yg berbeda
Ada yg lain dibola matamu
Wajah ceria yg biasanya menghiburku dengan segala kekonyolan, seakan melayu
Kurasa kesenduan mendalam

Wahai kamu,
Bicara padaku
Jika ada keluhmu tentangku bisakah kau utarakan?
Aku rindu pada kita
Pada tingkah-tingkah gilamu
Pada semua kebersamaan kita

Semoga saja kau pahami isi hati yg belum mampu kau telusuri

Comments

Popular posts from this blog

Ingin mengenal PMII ? Simak Fakta Menarik Berikut Ini

Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak selama Masa Pandemi #dirumahaja

Bukan Emot Panda, Aku 15 April yang Sama