AYAH

Tak terasa detik demi detik berlalu 
Tubuhmu sudah semakin renta
Suaramu sudah semakin sendu
Namun semangatmu tak pernah pudar 

Ayah, Engkaulah sosok penuh kasih itu
Kau bimbing aku hingga saat ini
Tak perduli lelahmu demi masa depanku
Tak perduli peluhmu demi cita-citaku

Ayah, apapun yang aku lakukan takkan mampu menggantikan pengorbananmu
Tapi satu janjiku
Akan kubawa pulang toga kebanggaan itu kepangkuanmu
Hingga kudapatkan senyum kebahagiaan itu diwajah senjamu

Sarinah
Tarakan, 2012

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ingin mengenal PMII ? Simak Fakta Menarik Berikut Ini

Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak selama Masa Pandemi #dirumahaja

Bukan Emot Panda, Aku 15 April yang Sama